Skip to main content

Sebuah tulisan itu bisa sangat bermakna, lalu Menarik, seru, mengena, bikin baper (bawa perasaan) dan bisa memainkan emosi seseorang.

Saat saya mencoba membaca kembali tulisan yang saya tulis, jenis dari tulisan yang saya buat itu banyaknya dalam kategori “refleksi”.

Jadi memang untuk saat ini dari beberapa PR yang sudah ada pun semisal di artikel “Sebuah Metode itu Mengubah Hidupku” disitu aku betul betul menyadari adanya kekurangan serta struggle yang kualami selama beberapa waktu ini.

Dalam tulisan itu saya menyemangati diri supaya bisa lebih selaras lagi dalam hidup, bisa memperbaiki berbagai aspek yang dibutuhkan supaya bisa harmonis dalam hidup.

Di dunia ini sebuah tulisan memang bisa sangat bermakna…

Buatku tulisan itu menjadi pengingat, bahwa hidup itu kalo dijalani dengan keheningan, pemahaman yang selaras maka niscaya akan ada perbaikan dari berbagai segi.

Tulisan tulisan ku yang belum banyak dan belum seberapa ini, masih harus terus dilatih, diasah, dan diolah sedemikian rupa supaya bisa minimal dimengerti oleh orang yang membacanya.

Aku senang bisa membaca dan melihat banyak teman-teman dari Mindfull Writing yang begitu antusias dalam menulis, mampu memberikan waktunya untuk menulis kisahnya.

Setiap kisah yang ditulis itu bisa membawa sesuatu yg bermakna, baik untuk diri sendiri, atau bahkan banyak orang. Siapapun bisa memberikan jejaknya didunia ini dengan tulisan.

Bagiku sendiri menulis itu ternyata bisa jadi sangat sulit, bisa jadi mudah tergantung dengan tujuan, tema dan mood yang sedang kuhadapi. 

Menulis itu ternyata butuh konsistensi dan latihan yg berkelanjutan, ga cuma sekali dua kali, atau beberapa kali saja. Tapi butuh kekuatan untuk menjadikannya sering, kondisi struggle saat menulis ini membuat ku ingin terus belajar menulis, dan tahu batasanku sampe mana.

Sekarang itu yang ingin aku lakukan untuk perbaikan tulisan-tulisanku itu ada 5 hal, yaitu:

1. Terus mencoba membaca buku, artikel, tulisan yang memberikan bank ide

2. Eksplorasi sebuah topik secara lebih utuh dan mendalam supaya tidak ada lagi bias dalam pemahaman

3. Mengikuti kelas Mindfull Writing lebih aktif dan semangat lagi

4. Perlahan menghilangkan idealis yang terlalu tinggi dan bersifat realistis dan berkarya nyata

5. Lakukan yang terbaik lalu mencoba menuliskan berbagai hal, mulai dari yang kecil hingga itu sesuatu yang rumit.

Semoga kedepannya saya bisa semakin terbiasa dengan struggle yg sedang dialami sekarang ini. Bisa memberikan kebahagiaan minimal untuk diri sendiri dan juga bisa puas dalam hidup ini.

Naufal Muhammad Al Hikam

Seorang Penggemar Teknologi, Hobi Menulis, Membaca, Suka Belajar Hal baru dan Eksplorasi. Disamping itu suka juga hal-hal yang berkaitan tentang Spiritualitas Murni sebagai jalan hidup.

Leave a Reply