Sebuah perjalanan yang kualami selama ini merupakan sebuah anugerah nyata yang patut ku syukuri, tidak ada alasan mengelak untuk tidak bersyukur. Ada beberapa momen penting dalam hidupku yang membuatku ingat itulah checkpointku.
Setiap waktu akan ada momen baru dalam hidup ini, perjalanan hidupku masih baru dimulai, perjalanan ku masih panjang, ada beberapa hal yang dulu aku sering lupa bersyukur itu beberapa diantaranya adalah:
Mengaji bersama Ustadz di sebuah Mushola kecil dekat rumah
Saat ku kecil aku punya minat dan kesukaan untuk belajar, suka sekali juga untuk pergi mengaji ke mushola dekat rumah, ku punya guru/ustadz di mushola yang membuatku punya arah dan tidak sembarangan dalam hidup.
Saat kecil dulu aku suka sekali datang ke mushola itu walaupun bisa dibilang ku tidak ada teman dalam mengaji seperti orang kebanyakan, tapi ustadz yang ada saat itu tidak pernah merasa kekurangan murid, merasa cukup dengan kehadiranku seorang.
Terharu rasanya jika ingat hal itu, ada orang yang mau ngajarin aku dengan ikhlas dan tulus, bahkan tanpa aku pernah membayarnya. Ustadz itu mengajarkan ku ngaji, mengajarkanku memahami berbagai ajaran agama, serta membuatku setidaknya bisa membaca Al Qur’an dengan cukup lancar.
Semua permulaan itu adalah hal yang membuatku ingat, perjuangan yang kulakukan dulu itu yang bahkan aku tak pernah mengharapkan manfaat lebih kedepannya tetap bisa kulakukan selama beberapa waktu.
Berkat yang kudapat karena bisa punya rasa kesukacitaan dan bahagia dalam belajar dan khususnya datang ke mushola saat kecil itu membuatku menjadi manusia yang sekarang punya berbagai perspektif yang cukup luas.
Aku sangat bersyukur sekarang dengan kesabaran ustadz ku dulu itu aku jadi bisa ngaji sekarang. Semua itu juga bagian perjalanan ku untuk mengerti Islam juga.
Selain itu ada beberapa hal lain yang selanjutnya terjadi membuatku ga habis pikir bahwa itu bisa terjadi dalam hidup ku.
Kesadaranku hingga sekarang ini, aku mulai memahami bahwa perjalanan itu bisa membentuk seseorang. Bisa memberikan manfaat dan juga berkah pada seseorang ketika ada dalam sesuatu yang mungkin selaras.
Semua perjalanan yang sejak dulu membuatku semangat untuk hidup itu memang berbeda dengan kondisi ku sekarang. Aku bahkan baru ingat lagi bahwa aku dulu punya semangat yang tinggi dalam hidup.
Sekarang motivasiku berbeda, perjalanan yang telah kualami juga membuat ku punya perbedaan dalam bersikap, memandang, serta memahami.
Semakin banyak variasi yang tersimpan didlaam diriku semakin banyak juga jejak ditubuhku ini.
Yang jadi pertanyaan selanjutnya, apakah aku bisa menjadikan semua jejak yang telah kualami itu menjadi sebuah bekal untukku? Hidup lebih baik lagi, lebih matang, serta lebih minimal dalam berbuat kesalahan.
Mulai mengenal orang tua ku lebih dalam
Setelah waktu berlalu, ku mulai hidup dengan banyak sekali peristiwa yang terjadi, ku juga mulai lulus dari sekolah, mulai memiliki pikiran dan keyakinan sendiri, terbentuk dari peristiwa yang terjadi dan juga didikan dilingkungan keluarga yang kualami.
Sejak ku kecil ku ingat masa sulit yang kualami, masa ku mungkin harus memberanikan diri untuk ngutang diwarung untuk bisa maka sekeluarga. Semua itu adalah momen penting dalam hidupku, sekalipun ku hidup dilingkungan yang terbilang cukup elit karena di Perumahan, semua itu harus kualami dengan keluargaku saat itu.
Makan nasi pake garem saja, dengan kecap, dengan telor oreg, ya semua itu pernah kualami, merasakan nikmatnya bisa sekedar makan, merasakan nikmatnya dapet nasi kotak, merasakan nikmatnya jajanan yang murah, serta semua itu tu senenggg banget rasanya saat itu.
Aku bersyukur dan sering lupa bahwa aku bisa melewati semua kesulitan itu, mungkin ya sekarang semuanya berubah dan terasa enak, dipandang orang punya, tapi semua itu tidak mudah…
Untuk mencapai titik ini orang tuaku, harus banting tulang dan mengalami banyak banget kejadian yang aku ingat sangat tidak mengenakkan. Aku ingin mampu menjadi seperti orang tua ku yang tangguh dan mampu memberiku kehidupan yang lebih baik lagi sekarang.
Semua perjalanan itu membuatku semangat untuk hidup sekarang. Tidak ada alasan untuk tidak melakukan sesuatu yang terbaik, karena semua kesulitan yang terjadi itu masih menempel didalam hati ini.
Aku harus menjaga semua kondisi yang ada sekarang menjadi sesuatu yang bertahan terus, tidak lagi kesulitan serta setidaknya aku bisa membuat orang dirumah nyaman dengan kehadiranku.
Sebuah langkah yang sulit dan butuh proses memang, jadi inilah kisah ku terkait hal yang membuatku sering lupa untuk bersyukur… Sampai jumpa ditulisan berikutnya.


