Skip to main content

Setiap Peristiwa memberi Memori

Setiap orang punya banyak sekali peristiwa didalam kehidupannya, terkadang orang bisa lupa dengan peristiwa yang ia alami. Beberapa orang ada yang sulit melupakannya, ada juga yang bahkan menuliskannya.

Dalam setiap waktu ada peristiwa, dalam setiap peristiwa bisa ada cerita. Apa Peristiwa yang membuatmu begitu ingat dan sulit lupa? Seberapa penting peristiwa itu? Apa yang mau kamu lakukan dengan memori itu? Cukup lewat saja atau ingin kamu coba ambil hikmah atau pelajarannya?

Dalam peristiwa yang dialami seseorang, ada banyak sekali pengalaman yang bisa didapat, setiap harinya, bisa berupa keinginan, harapan, atau kejadian tertentu yang membuat peristiwa itu terbentuk.

Dengan mengingat peristiwa itu aku jadi memikirkan berapa banyak peristiwa yang membuatku menemukan titik balik menjadi lebih baik lagi. Tidak lagi terjebak dalam kesalahan, kegagalan atau kejahatan bahkan lingkaran setan yang membahayakan.

Untuk mengamankan diri dari semua itu butuh proses panjang yang dibutuhkan, ku harus mencoba meninggalkan semua keinginan egoistik ku, mencoba melakukan aktivitas yang lebih positif serta mengembangkan skill ku setiap harinya.

Ketika pikiran buruk itu datang, ego itu timbul, ingat dan sadar adalah satu-satunya solusi bagiku saat ini. Ingat ada Tuhan yang selalu membersamai diri ini, masih pantaskah aku untuk berbuat demikian? untuk apa? dan demi siapa aku melakukan itu?

Semua pertanyaan itu membuatku lebih berhati-hati lagi.

Rasa Sakit yang harus disyukuri

Aku pernah mengalami sakit yang membuatku kesulitan mengambil keputusan, sulit bergerak, sulit sadar, sulit belajar, dan sulit untuk melakukan apapun. Semua itu membuatku sadar sekarang bahwa kesempatan yang ada sekarang ini adalah sesuatu yang super mahal harganya.

Aku sedang mencari solusi supaya kehidupan ini tidak hanya untuk kesenangan semata. Tapi juga bisa selalu disertai kebahagiaan yang murni didalam setiap langkahnya.

Dengan belajar Hening ala SMSHD (Spiritual Murni Setyo Hajar Dewantoro), ku belajar bagaimana rasa sakit yang dialami saat ini justru harus disyukuri bukan didramatisir. Kebahagiaan sejati dan kenyamanan sejati itu harus dikalibrasi standarnya, bukan berdasarkan ego semata.

Berdamai dengan Rasa Sakit

Dari situlah akhirnya ku mulai berdamai dengan rasa sakit yang biasa kualami, aku mencoba menghilangkan keinginan egoistik untuk mencapai apa yang aku inginkan, termasuk si sakit yang suka datang terus tanpa henti setiap harinya.

Mungkin memang inilah proses yang harus dijalani sebagai jalanku hidup menjadi manusia yang belum terlatih ini baik fisik maupun jiwanya. Lakukan semuanya secara tulus adalah satu-satunya jalan yang bisa kulakukan saat ini.

Beberapa waktu ini aku mulai memikirkan bagaimana proses kehidupan yang sedang kujalani selama ini, apakah itu sudah berada di track yang benar atau belum? Rasa penasaran ini membuatku ingin menulis lagi, dan berbagi di blog pribadiku ini.

Untuk menemukan formula yang tepat dalam kehidupan ini aku butuh waktu dalam memahami semua ajaran Abiku… Pertanyaannya, Berapa lama? dan Bagaimana prosesnya? lalu seberapa serius kah aku untuk menjalaninya?

Inilah waktunya, inilah saatnya, jalani dan coba yang terbaik serta eling lan waspada dalam setiap langkah nya.

Naufal Muhammad Al Hikam

Seorang Penggemar Teknologi, Hobi Menulis, Membaca, Suka Belajar Hal baru dan Eksplorasi. Disamping itu suka juga hal-hal yang berkaitan tentang Spiritualitas Murni sebagai jalan hidup.

Leave a Reply